Tech

Gara-gara “Ngegas” dengan AI, Pengguna Google Justru Kabur ke DuckDuckGo!

DigiTripX.idAda angin segar di dunia pencarian daring, belakangan ini. Google memang gencar-gencarnya menyematkan kecerdasan buatan (AI) di hampir semua layanannya. Namun, siapa sangka, gebrakan besar-besaran ini justru bikin sebagian pengguna merajuk. Alih-alih antusias, mereka malah memilih “pindah kost” ke DuckDuckGo, mesin pencari yang di gadang-gadang bebas intervensi AI. 

Google Makin “Pintar”, Tapi Bikin Ribet?

Dalam ajang tahunan Google I/O yang di gelar beberapa waktu lalu. Raksasa teknologi itu dengan bangga mengumumkan transformasi besar-besaran pada layanan Search-nya. Kini, pencarian tak lagi sekadar menampilkan tautan, tapi lebih mirip ngobrol dengan asisten pintar.

Lewat fitur AI Overviews dan AI Mode, pengguna bisa langsung dapat jawaban instan dari AI, bahkan mengajukan pertanyaan lanjutan tanpa perlu bolak-balik klik puluhan tautan. Keren sih secara konsep. Tapi tidak semua orang suka.

Banyak pihak justru mengkritik keras. Beberapa kekhawatiran yang muncul antara lain:

  • AI di nilai bisa mengurangi peran web terbuka (open web) karena pengguna malas klik tautan asli.

  • Jawaban yang di berikan tidak selalu akurat.

  • Ada pengguna yang tidak ingin di paksa berinteraksi dengan AI untuk hal-hal sederhana.

  • Fitur AI malah membikin hal simpel jadi berbelit-belit.

Baca Juga : Meta Pasang Mata-mata di Komputer Karyawan: Bukan Buat Ngawasin, Tapi Latih AI!

DuckDuckGo Melesat! Pengguna Lari dari AI?

Seiring dengan naiknya “kegelisahan” terhadap Google, DuckDuckGo—yang selama ini di kenal sebagai mesin pencari ramah privasi—mencatatkan lonjakan pengguna yang signifikan. Waktunya bertepatan dengan periode 20–25 Mei lalu.

Menurut data internal perusahaan, rata-rata pemasangan aplikasi di Amerika Serikat naik 18,1% secara mingguan. Bahkan, pada puncaknya di tanggal 25 Mei, angkanya melesat hingga 30,5%.

Khusus pengguna setia iOS? Wow, rata-rata pertumbuhan instalasi mencapai 33%, dengan puncak fantastis 69,9% pada hari yang sama. 

Tak hanya aplikasi, halaman khusus noai.duckduckgo.com—yang mematikan semua fitur AI secara default—juga diserbu. Kunjungan ke halaman tersebut naik rata-rata 22,7% secara mingguan dan memuncak 27,7% pada 24 Mei. Halaman ini memang dirancang untuk mereka yang alergi AI: tanpa jawaban robot, tanpa gambar hasil generatif AI, benar-benar old school.

Eh, Tapi DuckDuckGo Juga Punya Layanan AI, Loh!

Meski menjadi pelarian bagi para “pembenci AI”, DuckDuckGo sebenarnya juga punya layanan AI sendiri bernama Duck.ai. Iya, agak kontradiktif? Tenang, bedanya ada di opsi.

Duck.ai memberikan akses gratis ke berbagai model AI ternama, seperti GPT-5 mini (OpenAI), Claude 4.5 Haiku (Anthropic), Llama 4 Scout (Meta), hingga Small 3 24B (Mistral). Namun, semua ini disajikan dengan penekanan pada privasi total:

  • Alamat IP dihapus sebelum permintaan dikirim ke penyedia model AI.

  • Percakapan otomatis dihapus dalam waktu 30 hari.

  • Tidak ada satu pun data yang digunakan untuk melatih model AI.

Dengan kata lain, pengguna tetap bisa menikmati kemudahan AI tanpa mengorbankan privasi. Best of both worlds, begitu kata mereka.

Kamyl Bazbaz, Chief Communications and Policy Officer DuckDuckGo, menambahkan bahwa fitur-fitur AI mereka justru termasuk yang paling populer di kalangan pengguna. Artinya, orang-orang tidak anti-AI, mereka hanya anti-paksaan dan anti-pelanggaran privasi.

Pilihan Ada di Tangan Kamu! 

Perombakan besar Google berbasis AI memang ambisius, tapi tidak semua orang siap diajak “ngobrol” dengan robot saat cari informasi sederhana. DuckDuckGo hadir sebagai opsi segar: pencarian tanpa AI bawaan, privasi terjaga, plus fitur AI opsional kalau kamu memang menginginkannya.

Jadi, kalau kamu mulai merasa pencarian di Google kebanyakan basa-basi AI, mungkin ini saatnya coba bertualang ke DuckDuckGo. Siapa tahu, kamu juga ikutan bagian dari lonjakan 69,9% pengguna iOS itu?

Digitripx

Your Digital Destination. Channel Youtube : DigiTripX Media

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button