Interest

AS Tutup Akses Pendaratan & Bahan Bakar Maskapai Iran!

DigiTripX.idPekan ini, ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali naik level. Setelah aksi saling serang memanas, Washington mengambil langkah dramatis. Menutup akses maskapai-maskapai Iran ke tempat pendaratan, pengisian bahan bakar, dan penjualan tiket. Langkah ini bukan cuma simbolik—ini bagian dari apa yang di sebut AS sebagai “kampanye kemarahan ekonomi” terhadap rezim Iran.

Pernyataan Menteri Keuangan AS via Media Sosial

Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, mengumumkan kebijakan ini lewat unggahan di media sosial X (dulu Twitter) pada Kamis (28/5/2026) waktu setempat. Di lansir dari Al Arabiya, Jumat (29/5/2026), Bessent bilang bahwa langkah ini di ambil saat Departemen Keuangan AS sedang gencar menjalankan tekanan ekonomi maksimal ke Iran.

“Kami melanjutkan kampanye kemarahan ekonomi terhadap rezim Iran,” tulis Bessent.

Kondisi Iran Saat Ini: Tentara Tak Digaji, Pulau Kharg Ditutup

Dalam pernyataannya yang cukup blak-blakan, Bessent menjabarkan dampak sanksi yang sudah berjalan. Menurutnya, kondisi di Iran saat ini sangat tertekan.

“Tentara-tentara mereka tidak di bayar, polisi tidak melapor untuk bekerja, dan Pulau Kharg ditutup.”

Pulau Kharg sendiri bukan pulau biasa. Ini adalah jantung perekonomian Iran karena di sanalah lokasi terminal ekspor minyak mentah utama negara tersebut. Penutupan pulau ini berarti aliran minyak Iran terganggu parah.

Baca Juga : Darurat di California! Tangki Kimia Raksasa Retak, Warga Dievakuasi Massal

Sanksi Baru untuk ‘Otoritas Selat Teluk Arab’ Versi Iran

Tak berhenti di situ, Bessent juga mengumumkan sanksi terhadap entitas yang di sebutnya sebagai “Otoritas Selat Teluk (Arab) milik Iran”. Menurut Bessent, otoritas ini tidak lebih dari sebuah lelucon.

Dia memperingatkan semua perusahaan dan negara agar tidak membayar “tol” kepada otoritas tersebut, atau menyamarkan pembayaran itu sebagai bantuan kemanusiaan.

“Kami telah memperingatkan entitas korporasi atau negara mana pun agar tidak membayar tol atau menyembunyikannya sebagai pembayaran bantuan,” tegas Bessent.

Blokade Laut AS: Minyak Mentah Iran di Laut Anjlok Rekor

Bessent juga mengklaim bahwa blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran sudah menunjukkan hasil nyata. Menurutnya, jumlah minyak mentah Iran yang berada di lautan saat ini berada pada rekor terendah sepanjang sejarah.

Blokade ini membuat kapal-kapal tanker Iran kesulitan mengekspor minyak, yang merupakan sumber pendapatan utama negara tersebut.

Inti Berita: Akses Maskapai Iran Ditutup Total

Lalu, apa yang paling baru dari semua ini? Bessent menyampaikan inti kebijakan terbaru dengan kalimat tegas,

“Kami juga akan menutup akses maskapai penerbangan Iran ke tempat-tempat pendaratan, pengisian bahan bakar, dan penjualan tiket.”

Artinya, maskapai asal Iran tidak akan bisa lagi mendarat di bandara-bandara tertentu, mengisi bahan bakar, atau bahkan menjual tiket di berbagai lokasi yang berada dalam jangkauan kebijakan AS. Ini jelas akan melumpuhkan konektivitas udara Iran ke banyak negara.

Syarat Negosiasi: Satu-satunya Jalan Hentikan Tekanan

Meskipun terdengar keras, Bessent membuka sedikit ruang untuk negosiasi. Dia menegaskan bahwa semua tekanan ini tidak akan berhenti kecuali ada kemajuan dalam perundingan.

“Hanya hasil yang memuaskan dalam negosiasi yang akan mengakhiri penurunan terus-menerus ini,” katanya.

Dengan kata lain, pintu diplomatik masih terbuka—tapi hanya jika Iran bersedia memberikan hasil yang dianggap AS “memuaskan”.

Digitripx

Your Digital Destination. Channel Youtube : DigiTripX Media

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button