Dua Emas dari Sektor Kata
Keberhasilan Indonesia di turnamen yang diikuti oleh 11 negara ASEAN ini tidak lepas dari peran dua andalan Komda Sulawesi Selatan:
-
Muh. Abymeizar Nugraha, yang berhasil merebut medali emas di nomor Kata Perorangan Putra U-21.
-
Zahadiah Al Muhammadi, yang juga sukses menyumbangkan emas di nomor Kata Perorangan Putri Cadet.
Kemenangan Manis Abymeizar di Final All-Indonesia
Salah satu cerita paling menarik datang dari Muh. Abymeizar Nugraha. Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas) ini berhasil membuktikan diri sebagai yang terbaik di Asia Tenggara.
Di partai final, Abymeizar yang merupakan atlet andalan Gojukai Sulsel ini harus bertemu dengan rekannya sendiri dari Indonesia, Noval, yang juga merupakan atlet nasional. Dalam duel sesama Merah Putih tersebut, Abymeizar tampil perkasa dengan kemenangan telak 4-1.
Kemenangan ini terasa lebih manis karena Abymeizar sebelumnya juga pernah mengalahkan lawan yang sama di ajang Kejuaraan Nasional PB FORKI. Tidak hanya mengalahkan rekan senegaranya, Abymeizar juga sukses menaklukkan atlet tuan rumah Vietnam di babak-babak sebelumnya untuk memastikan langkahnya ke final.
Persiapan Matang
Keberhasilan Abymeizar tak lepas dari persiapan panjang yang dijalaninya bersama Tim Komda Sulsel di bawah naungan Universitas Hasanuddin (Unhas) sebelum bertolak ke Vietnam.
Dengan disiplin tinggi, Abymeizar yang akrab disapa Senpai Aby ini rutin berlatih bersama rekan-rekannya. Sosok yang dikenal humoris namun tekun ini merupakan alumni Atlet Karate PPLP Sulsel dan kini juga menjabat sebagai salah satu asisten pelatih di unit Gojukai Sekolah Islam Al Ashri.
Ketua Dewan Guru Komda Sulsel, Kyoshi Shihan Prof. DR. Musakkir, SH., MH. , memiliki peran besar dalam membentuk mental juara para atlet. “Apa yang kau fikirkan, maka itu yang akan terjadi,” ujar Kyoshi Shihan, yang menjadi salah satu motor semangat bagi tim Gojukai Sulsel untuk tetap fokus dan percaya diri di setiap pertandingan.
Debut Cemerlang di Timnas
Kejuaraan SEAKF Vietnam 2026 menjadi pengalaman internasional perdana bagi Abymeizar setelah resmi bergabung dengan Tim Nasional Karate Indonesia. Debutnya langsung berbuah manis dengan medali emas, sekaligus membuktikan kualitas atlet karate Sulawesi Selatan di kancah Asia Tenggara.
Fokus ke Piala Jaksa Agung III
Setelah berhasil membawa pulang emas dari Vietnam, Abymeizar dan rekan-rekannya tidak berpuas diri. Mereka akan segera kembali bergabung dalam latihan intensif untuk mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan nasional bergengsi berikutnya, yakni Karate Gojukai Piala Jaksa Agung III yang akan digelar di Jakarta pada Agustus mendatang.
Keberhasilan ini diharapkan menjadi modal berharga bagi para atlet untuk terus mengharumkan nama Sulawesi Selatan dan Indonesia di kancah olahraga internasional. Selamat kepada Abymeizar, Zahadiah, dan seluruh kontingen Indonesia atas prestasi membanggakan ini.