Hampir Pasti, Appi Mulus Pimpin Demokrat Sulsel
Pendaftaran Bakal Calon Mulai Dibuka Hari Ini

Hampir Pasti, Appi Mulus Pimpin Demokrat Sulsel
Pendaftaran Bakal Calon Mulai Dibuka Hari Ini
DIGITRIPX.ID – Siapa yang bakal memimpin Partai Demokrat Sulawesi Selatan tampaknya makin terang benderang saja. Siapa dia? Siapa lagi kalau bukan Appi, Munafri Arifuddin, yang saat ini menjabat Wali Kota Makassar.
Dinamika internal Partai Demokrat, dari DPP hingga DPC, menunjukkan tanda-tanda bahwa Appi bakal melenggang mulus menggantikan H. Ni’matullah RB, SE., Ak., yang belakangan ini memang sedang dicari penggantinya oleh DPP.
Karena itu, tanda-tanda dukungan DPP makin terasa hingga ke pengurus DPC. Tidak hanya karena DPP sudah memanggil dan mempertemukan Ni’matullah dengan Appi, tetapi secara administratif, posisi Appi juga sangat diuntungkan.
Kabar terakhir, sejumlah DPC sebagai pemilik suara sudah mulai bergeser dukungan. Jika tadinya solid ke Ni’matullah, setelah melihat arah dukungan DPP, mereka mulai merapat ke Appi.
Bahkan, peraturan organisasi yang mengatur syarat minimal dukungan untuk maju sebagai bakal calon juga sangat menguntungkan Appi. Sebab, dukungan DPP saja sudah bernilai 20 persen. Sementara itu, syarat dukungan minimal yang menjadi modal untuk maju sebagai bakal calon, sebagaimana digariskan dalam aturan organisasi, hanya 20 persen.
Steering Committee Musda Demokrat Sulsel, Haidar Majid, saat memimpin jumpa pers di Kantor Partai Demokrat Sulsel, Rabu (14/10), memastikan bahwa syarat dukungan minimal bakal calon untuk ditetapkan menjadi calon adalah 20 persen. “Itu setara dengan tujuh dukungan DPC,” sebut Sekretaris DPD Partai Demokrat Sulsel ini.
Untuk diketahui, Musda Demokrat Sulsel memperebutkan dukungan dari 24 suara DPC, satu suara organisasi sayap, satu suara DPD, dan satu suara DPP. Namun, suara DPP sendiri sudah bernilai 20 persen. Sementara itu, 24 DPC, satu organisasi sayap, dan satu DPD hanya bernilai 80 persen.
Dengan demikian, bagi bakal calon yang mengumpulkan suara DPC, dibutuhkan dukungan minimal tujuh suara untuk bisa setara dengan 20 persen. Sementara itu, bagi yang mengantongi dukungan DPP, sudah cukup meski tidak didukung satu pun DPC, DPD, maupun organisasi sayap.
Kendati demikian, berdasarkan pengalaman selama ini, suara DPP tersebut tidak pernah digunakan karena bakal calon yang maju sudah memiliki modal dukungan yang cukup. Dengan demikian, DPP tidak perlu menunjukkan keberpihakannya dalam bentuk pemberian dukungan kepada bakal calon. Namun, dalam kondisi tertentu, intervensi DPP dalam bentuk suara saja bisa saja diberikan.
Berdasarkan fakta-fakta tersebut di atas, hampir pasti Appi bakal mulus memimpin Demokrat Sulsel. Jika pun sampai tidak mendapat dukungan DPC, ia memiliki modal cukup berupa dukungan DPP. Apatah lagi, satu per satu DPC mulai merapat ke Appi. Selain karena membaca arah dukungan DPP, juga karena selama ini ada modal sosial keluarga besar Appi yang masih tertanam di sejumlah pengurus DPC Partai Demokrat.
Lebih Seru Posisi Sekretaris
Setelah hampir pasti Appi memimpin Demokrat, pertanyaan berikutnya tentu adalah siapa yang bakal mendampingi Appi di posisi orang kedua, yakni sekretaris.
Posisi ini tentu strategis karena membantu ketua mengorkestrasi dan mengadministrasi jalannya organisasi. Lebih menarik lagi, beberapa nama tampaknya masuk dalam radar sehingga boleh dibilang tensinya tinggi, kompetisinya pun tinggi.
Beberapa nama yang disebut-sebut bersaing untuk posisi tersebut antara lain:
1. Haidar Majid
Saat ini, Haidar adalah sekretaris yang mendampingi Ni’matullah. Jika kepentingannya adalah menjaga kesinambungan organisasi, Haidar bisa saja menjadi pilihan. Apalagi, ia berpengalaman menjadi sekretaris untuk dua ketua, yakni Ni’matullah dan sebelumnya, A. Reza Ali.
Haidar juga punya pengalaman legislatif, yakni di DPRD Makassar dan DPRD Sulsel.
2. Andi Januar Jauri Dharwis
Januar saat ini adalah Ketua Bappilu DPD Partai Demokrat Sulsel. Ia merupakan keponakan Reza Ali, yang jauh sebelum nama Appi mengerucut sebagai calon terkuat memimpin Demokrat Sulsel, sudah lebih dahulu menyatakan bahwa Appi layak memimpin Demokrat Sulsel.
3. Zulkarnain Paturuni
Nama yang satu ini sempat disebut-sebut bakal maju sebagai salah satu bakal calon Ketua Demokrat Sulsel. Itu kelihatan dari meme yang beredar di media sosial. Akan tetapi, dengan posisi Appi saat ini, ia lebih strategis mengambil posisi sekretaris.
Saat ini, ZP, panggilan akrabnya, adalah salah satu wakil ketua dalam struktur kepengurusan Ni’matullah. Pada periode sebelumnya, ZP juga merupakan pengurus BPOKK. Pengalaman organisasinya mumpuni sebagai aktivis HMI dan jaringannya ke daerah, termasuk pemilik suara juga cukup mengakar.
4. Selle KS Dalle
Saat ini, Selle menjabat Wakil Bupati Soppeng. Dalam struktur kepengurusan Demokrat Sulsel saat ini, Selle juga merupakan salah satu pengurus.
Sebelum menjadi wakil bupati, Selle adalah anggota DPRD Sulsel. Ia juga merupakan mantan aktivis LSM dan pernah menjadi kepala sekretariat DPD pada era kepengurusan HM Aksa Mahmud, mertua Appi.
5. Andi Muzakkir Akil
Anggota DPR RI yang kini menjadi Plt. Ketua Demokrat Makassar ini dikabarkan juga tertarik mendampingi Appi. Ia bahkan sudah pernah berkeliling ke sejumlah DPC di luar wilayah dapilnya, meskipun ia terpilih dari Sulsel II.
6. Hj. Fatmawati Wahyuddin
Ketua Fraksi Demokrat DPRD Sulsel ini juga dikenal memiliki kedekatan dengan Appi. Suami Fatma adalah Sekda Kota Makassar saat ini. Sebelum menjadi anggota DPRD Sulsel, Fatma adalah anggota DPRD Makassar.
Selain nama-nama tersebut, beberapa ketua DPC juga disebut-sebut masuk nominasi. Siapa yang bakal terpilih menjadi sekretaris nantinya? Kita tunggu saja.
Yang pasti, tahapan Musda dimulai hari ini dengan pembukaan pendaftaran bakal calon. Pendaftaran, berupa pengambilan dan pengembalian formulir, akan berlangsung hingga 21 Oktober 2026.
Pada 22 Oktober 2026, akan dilakukan verifikasi berkas, dilanjutkan dengan penyelenggaraan Musda pada 23 Oktober 2026. ($)



