Destination

Perth: Kota Paling “Kesepian” di Dunia, tapi Justru Jadi Destinasi Favorit Wisatawan

DigiTripX.id – Kalau bicara soal Australia, kebanyakan orang langsung membayangkan Opera House Sydney atau budaya kopi Melbourne. Tapi di pantai barat benua Kanguru, ada satu kota yang perlahan jadi primadona baru para traveler. Perth, ibu kota Australia Barat, sekaligus salah satu kota besar paling “terisolasi” di dunia.

Kota yang Sunyi tapi Punya Pesona Luar Biasa

Jarak Perth ke kota besar terdekat, Adelaide, mencapai 2.104 kilometer. Secara geografis, Perth justru lebih dekat ke Jakarta (sekitar 3.002 km) dan Dili, Timor Leste (sekitar 2.785 km) di bandingkan ke Sydney (3.291 km), Brisbane (3.604 km), atau Canberra (3.106 km). Artinya, orang Perth yang mau liburan ke Bali bisa jadi lebih cepat sampai dibanding ke Sydney.

Tapi justru “kesepian” inilah yang bikin Perth punya daya tarik tersendiri. Nggak ada kemacetan dan kesibukan seperti kota-kota besar di pantai timur. Irama hidup di sini santai, orang lebih suka menghabiskan waktu di pantai, taman, dan kafe outdoor. Perth bahkan di kenal sebagai “The Sunniest Capital City” dengan lebih dari 3.000 jam sinar matahari per tahun.

Menikmati Hidup Lambat di Tepi Swan River

Perth terletak di tepi Swan River yang megah, dan kota ini di kelilingi 19 pantai indah menghadap Samudra Hindia. Tempat terbaik untuk menikmati panorama kota adalah Kings Park and Botanic Garden, salah satu taman kota terbesar di dunia. Dari puncak Elizabeth Hill, kamu bisa melihat cakrawala kota dan Swan River yang berkelok. Di musim semi, bunga-bunga liar khas Australia Barat bermekaran di sini.

Dari Kings Park, turun ke tepi sungai dan kamu akan sampai di Elizabeth Quay, landmark tepi air modern yang menghubungkan pusat kota Perth kembali ke sungai. Di sini ada restoran, bar, dan Swan Bell Tower yang ikonik. Waktu matahari terbenam, langit berubah dari keemasan ke ungu, dan pantulan lampu kota di air sungai benar-benar bikin lupa waktu.

Baca Juga : Tiga Festival Buah Paling Hits di India: Wajib Masuk Bucket List!

Quokka dan Pulau Impian: Rottnest Island Wajib Dikunjungi

Dok. WP
Quokka sejenis walabi mungil yang selalu tampak tersenyum (Dok. WP)

Kalau ada satu itinerary yang wajib banget masuk daftar, itu adalah Rottnest Island. Dari Pelabuhan Fremantle, naik feri cuma 25–35 menit untuk sampai ke pulau impian ini. Di sini tinggal hewan paling bahagia di dunia. Quokka, sejenis walabi mungil yang selalu tampak tersenyum. Quokka-nya ramah dan pose fotonya bareng mereka jadi momen yang nggak akan terlupakan.

Rottnest Island punya 63 pantai yang memesona, dan sepeda jadi cara terbaik untuk menjelajahi pulau ini. Pulau ini juga merupakan kawasan konservasi, jadi sentuh atau beri makan quokka sama sekali nggak boleh ya. Tiket feri pulang-pergi dari Fremantle sekitar AUD 92 untuk dewasa, sudah termasuk biaya konservasi pulau. Kalau mau sewa sepeda sekalian, paketnya mulai sekitar AUD 118 per orang. Alternatif lain, bisa naik Island Explorer Bus hop-on hop-off seharga AUD 32 untuk dewasa.

Kuliner dan Anggur yang Bikin Nagih

Sisi kuliner Perth juga berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Sekitar 30 menit dari pusat kota, Swan Valley adalah kawasan penghasil anggur tertua di Australia Barat. Kebun anggurnya pertama kali ditanam pada 1829, dan sekarang kawasan ini punya lebih dari 40 winery kelas dunia, 10 tempat pembuatan bir, dan 70-an restoran serta kafe. Di sini kamu bisa mencicipi anggur berkualitas dari buah anggur lokal, sambil menikmati hidangan berbahan segar dari daerah sekitar.

Untuk kamu yang pencinta kopi, wajib coba “long mac topped up”—pesanan kopi khas yang konon cuma bisa ditemukan di Perth. Minum sekali, langsung ketagihan!

Buat yang suka petualangan kuliner, pilihan makan di Perth sangat beragam. Dari restoran stylish di CBD sampai seafood bar santai di Fremantle, dari kedai bergaya street food Vietnam sampai izakaya Jepang, peta rasa kota ini jauh lebih kaya dari yang di bayangkan. Karena letaknya di tepi laut, lobster batu Australia Barat dan seafood lokal jadi menu yang nggak boleh di lewatkan.

Digitripx

Your Digital Destination. Channel Youtube : DigiTripX Media

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button