Cicu Buka Kartu: IAS Paman dan Guru Politiknya

DIGITRIPX.ID — Di panggung politik, hubungan keluarga dan hubungan politik tidak selalu bisa dipisahkan begitu saja. Bagi Andi Rachmatika Dewi, Ketua DPRD Sulawesi Selatan yang akrab disapa Cicu, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) bukan hanya seorang paman, tetapi juga sosok yang punya tempat tersendiri dalam perjalanan politiknya.
Hal itu terungkap dalam program Buka Kartu, sebuah tayangan yang mengajak tokoh berbicara lebih terbuka tentang pengalaman, pilihan, dan sisi personal yang tidak selalu muncul di hadapan publik.
Dalam perbincangan tersebut, Cicu membuka cerita tentang IAS dan pengaruhnya dalam perjalanan politik yang ia jalani. Relasi keduanya menarik untuk disimak, terutama karena IAS merupakan salah satu figur penting dalam dinamika politik Sulawesi Selatan.
Namun, menyebut IAS sebagai paman sekaligus guru politik tentu menyisakan pertanyaan: sejauh mana pengaruh sang paman dalam membentuk cara pandang dan langkah politik Cicu? Apakah hubungan keluarga membuat komunikasi politik mereka menjadi lebih mudah, atau justru ada batas-batas yang harus dijaga ketika kepentingan politik ikut bermain?
Pertanyaan-pertanyaan itulah yang membuat perbincangan Cicu di Buka Kartu layak disimak. Bukan semata tentang kedekatan dua figur politik, melainkan juga tentang bagaimana pengalaman, relasi, dan proses belajar ikut membentuk perjalanan seseorang di dunia politik.
Buka Kartu menghadirkan percakapan dengan pendekatan yang lebih santai, tetapi tetap memberi ruang bagi pertanyaan-pertanyaan yang mendalam. Melalui kartu-kartu yang dibuka sepanjang perbincangan, narasumber diajak mengungkap cerita, pandangan, hingga pengalaman yang mungkin jarang dibicarakan dalam forum formal.
Penasaran dengan cerita lengkap Cicu tentang IAS, sosok paman sekaligus guru politiknya?
Saksikan video lengkap Cicu di kanal YouTube Buka Kartu. Ikuti perbincangannya sampai akhir dan temukan cerita di balik hubungan dua figur yang memiliki tempat penting dalam politik Sulawesi Selatan.


