Naked Travelling: Tren Bepergian Minimalis Lebih “Apa Adanya”!
DigiTripX.id – Pernah dengar istilah “naked travelling”? Jangan salah sangka dulu, ya! Istilah ini ternyata punya dua makna seru yang sedang hits di kalangan pecinta jalan-jalan. Yuk, kita kupas satu per satu!
1. Naked Travelling ala Minimalis: Bawa Diri, Tinggalkan Barang Berlebih!
Bayangkan: berangkat ke bandara hanya dengan tas kecil, check-in tanpa antre bagasi, dan langsung meluncur ke gate. Praktis banget, kan? Tren “naked travelling” yang satu ini muncul sebagai respons kreatif dari para traveler cerdas terhadap kebijakan maskapai yang mengurangi jatah bagasi gratis.
Tips jadi “naked traveler” minimalis:
-
Pilih pakaian versatile (bisa mix and match)
-
Manfaatkan toiletries dari penginapan
-
Bawa peralatan multifungsi
-
Packing dengan teknik rolling
Dengan gaya ini, kamu bukan cuma hemat biaya bagasi, tapi juga lebih bebas bergerak dan fokus menikmati perjalanan!
Baca Juga : Balik Jendela Pesawat yang Nggak Pas Sama Kursi Penumpang!
2. “The Naked Traveler”: Serial Buku yang Ajak Kamu Jujur pada Diri Sendiri
Nah, kalau yang ini pasti sudah nggak asing! “The Naked Traveler” adalah serial buku perjalanan super populer karya Trinity yang sudah menjadi inspirasi bagi ribuan traveler Indonesia. Konsepnya? Bercerita dengan jujur tentang pengalaman traveling—suka, duka, tantangan tak terduga, sampai momen-momen konyol di perjalanan.
Trinity membuktikan bahwa traveling bukan cuma tentang foto-foto indah di media sosial, tapi juga tentang cerita manusiawi di baliknya. Buku-bukunya mengajak kita untuk:
-
Berani memulai perjalanan meski dengan budget terbatas
-
Menikmati setiap momen apa adanya
-
Belajar dari setiap kejadian tak terduga
-
Traveling dengan gaya sendiri, bukan sekadar ikut tren
Traveling dengan Lebih Ringan dan Lebih Jujur
Jadi, “naked travelling” pada dasarnya mengajak kita pada dua hal: lebih minimalis secara fisik (kurangi barang, tambah pengalaman) dan lebih jujur secara cerita (nikmati proses, terima ketidaksempurnaan).
Kedua konsep ini saling melengkapi! Dengan packing yang minimalis, kita bisa lebih fokus mengalami perjalanan. Dan dengan sikap “apa adanya”, kita bisa lebih menikmati setiap momen—meski nggak sesuai rencana.
Mau coba gaya naked travelling?
Mulai dari hal kecil dulu, pilih destinasi dekat, bawa barang seperlunya, dan nikmati perjalanan tanpa tekanan harus sempurna. Siapa tahu, pengalaman “telanjang” (dalam arti positif) ini justru jadi perjalanan paling berkesan dalam hidup kamu.



