Demo Ricuh Gegara Sikap Wakil Rakyat, Netizen: “Polisi Jujur Cuma Tiga!”

DigiTripX.id – Ibu Kota lagi-lagi panas! Aksi demo yang menuntut pertanggungjawaban anggota DPR RI terkait isu korupsi dan kebijakan yang nggak memihak rakyat berakhir ricuh, Kamis (25/8). Nggak cuma sekadar unjuk rasa, aksi ini berubah jadi kerusuhan setelah terjadi bentrok antara massa dan aparat.
Massanya, yang didominasi sama anak muda, geram banget. Mereka nganggap para wakil rakyat itu udah lupa kewajiban dan lebih sibuk cari untung sendiri.
Nah, yang bikin rame di media sosial bukan cuma kerusuhannya, tapi juga komentar-komentar ngeselin yang muncul. Unggahan tentang “polisi yang jujur cuma 3” langsung viral dan jadi bahan candaan pahit netizen.
Baca Juga : Duka Mendalam: Driver Ojol Affan Kurniawan Meninggal, Gojek dan Grab Tunjukkan Solidaritas!
Apa aja itu?
Pak Hoegeng almarhum: Kapolri legendaris yang terkenal jujur dan nggak mau kompromi sama korupsi. Netizen bilang, “Yang satu udah pada balik ke alamnya, jadi tinggal dua nih.”
Patung Polisi: Si patung yang bisu dan selalu standby di pinggir jalan. “Nggak pernah minta duit ‘uang rokok’ pula,” cetus seorang warganet.
Polisi Tidur: Pencegah kecepatan yang paling efektif dan konsisten kerjanya. “Banyak jasanya buat keselamatan, nggak pernah ngeluh, dan nggak pilih-pilih mobil yang ditilang,” tulis yang lain.
Gimmick “tiga polisi jujur” ini sebenernya bukan hal baru, loh. Jargon ini sudah disindirkan oleh almarhum Gus Dur way back in 2008 untuk menyoroti masalah korupsi di tubuh kepolisian. Kini, lebih dari satu dekade berlalu, sindiran itu masih aja relevan, dan malah jadi bahan meme yang relate banget sama kondisi hari ini.
Pertanyaannya tetap sama, kapan kita bisa punya polisi jujur keempat, kelima, dan seterusnya yang bukan cuma patung atau polisi tidur? Yang jelas, para anggota DPR dan aparat harus sadar, mata dan suara rakyat sekarang makin kritis dan nggak bisa dibisu kayak patung.