Interest

Tragedi Pejompongan: Ojol Tewas Tertabrak Rantis Brimob di Tengah Demo!

DigiTripX.id – Seorang driver online taxi (ojol), Affan Kurniawan, meninggal dunia setelah tertabrak Kendaraan Taktis (Rantis) anggota Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (27/10). Insiden memilukan ini terjadi dalam kericuhan aksi unjuk rasa yang berlangsung di sekitar lokasi.

Berdasarkan keterangan dari sejumlah saksi dan pihak kepolisian, kronologi tragedi ini berawal dari unjuk rasa yang digelar para buruh sejak pukul 10.00 WIB di depan gedung DPR/MPR RI, Senayan. Aksi tersebut telah membubarkan diri sekitar pukul 13.00 WIB.

Namun, tak lama berselang, aksi demonstrasi kembali muncul di lokasi yang sama, kali ini dilakukan oleh mahasiswa dan elemen masyarakat lainnya. Situasi sempat ricuh lalu mereda, bahkan massa dan aparat sempat berfoto bersama. Namun, ketenangan itu tidak berlangsung lama. Bentrokan antara pengunjuk rasa dan aparat keamanan pecah kembali.

Pada saat situasi tidak kondusif itulah, Affan Kurniawan sedang menjalankan tugasnya mengantarkan pesanan makanan ke daerah Bendungan Hilir (Benhil). Ia terpaksa berhenti di kawasan Pejompongan dan berusaha menyeberang di tengah kerumunan massa.

Baca Juga : Duka Mendalam: Driver Ojol Affan Kurniawan Meninggal, Gojek dan Grab Tunjukkan Solidaritas!

“Korban dalam upaya menyeberang, tiba-tiba terpeleset dan terjatuh. Pada saat yang bersamaan, sebuah Rantis Brimob melaju dengan cepat menerobos kerumunan. Korban pun terlindas,” jelas seorang sumber kepolisian yang mendalami kejadian tersebut.

Kejadian tersebut langsung memicu kemarahan massa dan rekan sesama driver ojol yang berada di lokasi. Mereka mengejar dan melakukan pelemparan terhadap kendaraan taktis tersebut sebagai bentuk protes.

Affan Kurniawan segera dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Sayangnya, nyawa pria malang itu tidak dapat diselamatkan oleh tim medis.

Menanggapi insiden yang mencoreng operasi pengamanan demo ini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara resmi menyampaikan permohonan maaf. “Terhadap kejadian tersebut, tentunya kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujar Kapolri dalam pernyataannya.

Sebagai bentuk komitmen transparansi, Kapolri juga menginstruksikan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) untuk mengusut tuntas tragedi ini. Investigasi mendalam akan dilakukan untuk mengungkap penyebab dan pertanggungjawaban atas tewasnya Affan Kurniawan.

Keluarga besar Affan berharap proses hukum berjalan sebagaimana mestinya agar keadilan bagi mendiang dapat ditegakkan. Masyarakat pun menanti hasil penyelidikan yang independen dan transparan dari Kompolnas.

Digitripx

Your Digital Destination. Channel Youtube : DigiTripX Media

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button