KALLA Gandeng Suryanesia, Resmikan PLTS di NIPAH Park!

DigiTripX.id – KALLA semakin serius dalam mendukung energi hijau! Bersama Suryanesia, perusahaan ini resmi mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di NIPAH Park, Senin (17/3). Langkah ini menjadi bagian dari komitmen KALLA dalam menerapkan prinsip ESG (Environment, Social & Governance) demi masa depan yang lebih berkelanjutan.
PLTS ini nantinya bakal memiliki kapasitas hingga 887,6 kWp dan di proyeksikan mampu menghasilkan listrik sebesar 1,2 Gigawatt per tahun. Untuk tahap awal, pemasangan panel surya dilakukan di dua lokasi, yakni NIPAH Park dengan kapasitas 360,95 kWp (mampu menghasilkan 532.144 kWh per tahun) dan Kalla Toyota Gowa dengan kapasitas 25,74 kWp (memproduksi 39.107 kWh per tahun). Nggak cuma itu, empat lokasi lainnya—Mal Ratu Indah, Kalla Toyota Palu, Kalla Toyota Parepare, dan Kalla Toyota Maros—juga bakal segera menyusul!
Energi Hijau, Hemat Biaya, dan Ramah Lingkungan!
Chief Legal & Sustainability Officer KALLA, Subhan Djaya Mappaturung, mengungkapkan bahwa pengoperasian PLTS ini nggak cuma ramah lingkungan, tapi juga hemat biaya operasional. “Pemasangan panel surya ini bisa menghemat biaya listrik hingga ratusan juta rupiah dan mengurangi jejak karbon NIPAH Park sebesar 417.381 kg CO2 per tahun, setara dengan penyerapan CO2 oleh 19.875 pohon!” ungkapnya.
CEO Kalla Land & Property, Ricky Theodores, turut menambahkan bahwa instalasi PLTS ini makin memperkuat status NIPAH Park sebagai green building. “Dari sisi bisnis, ini adalah langkah cerdas. Selain menghemat listrik hingga 15% dari total konsumsi, juga menambah daya tarik NIPAH Park sebagai destinasi ramah lingkungan,” kata Ricky.
Sementara itu, West Regional General Manager Kalla Toyota, Andyka Susanto, menyoroti manfaat besar panel surya untuk showroom mereka. “Di Kalla Toyota Gowa, panel surya ini mampu menyuplai 35% kebutuhan listrik showroom dan memangkas biaya hingga Rp30 juta per tahun. Selain hemat, energi surya juga membantu mengurangi jejak karbon sebesar 30.699 kg CO2 per tahun—setara dengan CO2 yang diserap oleh 517 pohon!” jelasnya.
Baca Juga : Baksos Polri Presisi Sambut Ramadhan
Dukungan Pemerintah dan Harapan Masa Depan
Kepala Bidang Energi Baru dan Terbarukan (EBT) Dinas ESDM Sulawesi Selatan, Andi Bayu Arief, mengapresiasi inisiatif KALLA. “Saat ini, bauran energi surya di Sulawesi Selatan mencapai sekitar 6 MW. Kami berharap lebih banyak pelaku usaha mengikuti langkah KALLA untuk mengadopsi energi terbarukan,” ujarnya.
Dari sisi mitra, CEO Suryanesia, Rheza R. Adhihusada, menekankan bahwa kerja sama ini sangat menguntungkan bagi KALLA. “Dengan solusi Solar-as-a-Service (SaaS) dari Suryanesia, KALLA bisa memanfaatkan energi bersih tanpa investasi awal, semua perizinan dan pemasangan kami yang urus,” katanya.
PLTS ini bukan sekadar investasi hijau, tapi juga simbol dari transformasi bisnis yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan. Dengan langkah ini, KALLA semakin memantapkan diri sebagai perusahaan yang pro lingkungan dan mendukung gerakan green energy.