Interest

Israel Lancarkan Serangan Udara dan Darat ke Gaza!

DigiTripX.id – Israel kembali melancarkan serangan besar-besaran, baik melalui udara maupun darat, ke sejumlah wilayah Gaza, Palestina, pada akhir pekan lalu. Serangan ini membawa dampak tragis dengan total 53 warga Palestina tewas, termasuk tenaga kesehatan dan jurnalis.

Serangan Mematikan di Tengah Pasar dan Kamp Pengungsi

Salah satu insiden memilukan terjadi di area pasar Nuseirat, Gaza tengah, ketika serangan udara Israel merenggut nyawa Ahmed Al-Louh, seorang jurnalis video untuk Al Jazeera TV. Selain Ahmed, empat orang lainnya juga tewas dalam serangan tersebut.

Di kamp pengungsi Nuseirat, serangan udara lainnya menewaskan lima orang, termasuk anak-anak. Markas darurat sipil yang berada di kamp tersebut turut dihantam serangan, meski sedang aktif di gunakan oleh kru untuk membantu masyarakat. “Markas darurat sipil di kamp Nuseirat dihantam saat kru hadir, mereka bekerja sepanjang waktu untuk melayani masyarakat,” ujar Zaki Emadedeleen dari layanan darurat sipil kepada wartawan di rumah sakit.

Baca Juga : NASA Tanpa Sengaja Membunuh Alien di Mars pada 1970-an?

Serangan ke Truk Bantuan dan Wilayah Lainnya

Israel juga menyerang kelompok orang yang memiliki hubungan dengan Hamas, yang sedang bertugas melindungi truk bantuan di sebelah barat Kota Gaza. Beberapa orang terluka dalam insiden ini, namun jumlah pastinya belum dapat di konfirmasi.

Serangan di wilayah lainnya tak kalah brutal. Setidaknya 11 orang tewas akibat tiga serangan udara di Beit Lahiya, Beit Hanoun, dan kamp Jabalia. Sementara itu, di Rafah, serangan menewaskan dua orang.

Korban Jiwa di Gaza Selatan

Di Khan Younis, Gaza selatan, serangan udara Israel menyasar rumah-rumah pengungsi, menewaskan setidaknya 20 orang, termasuk perempuan dan anak-anak. Insiden ini menambah panjang daftar korban sipil yang tak bersalah.

Serangan ke Sekolah Pengungsi dan Penahanan Warga

Kekerasan juga terjadi di Beit Hanoun, di mana prajurit Israel menyerbu gedung sekolah Khalil Aweida yang di gunakan sebagai tempat pengungsian. Tenaga medis melaporkan adanya korban luka, korban tewas, serta beberapa pria yang di tahan oleh militer Israel.

Kepala Darurat Sipil Turut Jadi Korban

Media Hamas melaporkan bahwa Nedal Abu Hjayyer, kepala badan darurat sipil di Nuseirat, juga tewas dalam serangan Israel. Kehilangan ini menjadi pukulan berat bagi layanan darurat yang sudah kewalahan menghadapi krisis kemanusiaan di Gaza.

Krisis Kemanusiaan yang Kian Memburuk

Serangan demi serangan yang terjadi di Gaza memperparah situasi kemanusiaan di wilayah tersebut. Dengan semakin banyaknya korban jiwa, termasuk tenaga kesehatan dan jurnalis, dunia internasional kembali dihadapkan pada realitas suram konflik yang terus berlanjut di Palestina.

Seruan untuk menghentikan kekerasan dan memberikan perlindungan kepada warga sipil terus disuarakan. Namun, hingga saat ini, situasi di Gaza masih jauh dari kata aman.

Digitripx

Your Digital Destination. Channel Youtube : DigiTripX Media

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button